Halaman

Kamis, 16 April 2015

MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa)

Pada tanggal 28 Februari - 1 Maret 2015, kelas XII SMA BW II mengikuti MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa). Hari Sabtu pagi, murid-murid sudah membicarakan MABIT yang akan mereka ikuti di sore hari.

Pukul 16,25, aku sudah tiba di sekolah namun masih sepi. Tidak lama kemudian, ketiga teman dari lain kelas juga tiba. Lalu diikuti murid-murid lainnya. Hingga pukul 17.00 lewat sekian menit, murid yang datang mengisi absen dan tes baca Al-Qur'an. Setelah itu, kami menempati kelas yang tersedia untuk mearuh tas. Sebelum adzan maghrib, kami bergegas ke mushalla untuk persiapan shalat maghrib.

Selesai shalat maghrib, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an. Dan dilanjutkan dengan siraman rohani dari penanggung jawab acara MABIT. Saat sebelum siraman rohani, ada beberapa murid yang baru datang ke sekolah (mereka shalat maghrib terlebih dahulu) dan kami tetap mendengar siraman rohani tersebut. Saat adzan isya, kami shalat dan selesai shalat melaksanakan tadarus Al-Qur'an. Setelah itu, kami menuju ke kelas masing-masing untuk makan dan pukul 21.00 kami sudah harus berada di aula untuk Muhasabah / doa dan dzikir serta motivasi dari seorang motivator (klo gk salah).

Teman-teman kelas XII IPA 3 menempati ruang kelas 11 IPS 1 (klo gk salah jg) untuk makan malam, karena kelas kami dipakai untuk aula. Kami makan nasi + ayam Sabana + air mineral dan juga kami diberi susu Frisian Flag. Selesai makan, kami menuju ke aula.


Di aula, kami duduk di lantai beralaskan karpet. Di depan kami semua sudah ada seorang motivator dan juga layar proyektor yang menampilkan materi yang disampaikan oleh beliau. Kami mendengarkan motivasi dari beliau dengan baik, dan ikut merasa termotivasi juga. Sekitar pukul 23.00 WIB, kami mendapat motivasi tentang kehidupan (terutama keluarga) yang membuat kami sangat sedih bahkan sampai menangis (saya pun juga menangis), dan saling berpelukan dengan teman terdekat. Aku menangis, sampai sedikit sesak. Lalu dilanjutkan dengan dzikir oleh seorang ustadz. Terakhir, murid perempuan menuju ke kelas untuk tidur, sementara murid laki-laki tetap tidur di aula.

Pertama, kelas XII IPA 3 kami menempati kelas XI IPS 1, namun kami disuruh pindah ke kelas XII IPA 1 untuk tidur (bergabung dengan murid kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2). Namun aku rasa tidak akan cukup murid perempuan 3 kelas tidur dalam 1 kelas. Akhirnya, beberapa murid perempuan dari kelas XII IPA 3 dipindahkan ke kelas XII IPS 1 untuk tidur karena kelas mereka belum terlalu penuh. Kami harus bangun kembali pukul 03.00 untuk shalat tahajud.

Di pagi hari, aku bangun pukul 02.00 dan tidak bisa tidur lagi. Aku mengambil baju ganti dan keluar dari ruang kelas, melewati teman-teman dan guru yang sedang tidur lalu ke kamar mandi. Sebelum ke kamar mandi, ada guru yang bertanya aku mau ngapain. Aku jawab saja ingin ganti baju di kamar mandi. Kata guru itu, ada temanku yang sudah ke kamar mandi. Setelah temanku itu keluar dari kamar mandi, aku disuruh kembali ke kelas, tidak boleh keluar dulu. Baru sekitar pukul 02.45 aku ke kamar mandi untuk mengganti baju. Selesai ganti baju, aku langsung ke kelas lagi.

Sampai di kelas, satu persatu teman dan guru mulai bangun dan mempersiapkan perlengkapan untuk shalat tahajud. Kami semua menuju mushalla dengan mata yang masih mengantuk karena hanya tidur sebentar (bahkan ada yang tidak tidur sama sekali). Selesai shalat tahajud, dilanjutkan dengan membaca Al-Qur'an dan siraman rohani sebelum shalat subuh. Dilanjutkan dengan shalat subuh berjama'ah. Selesai shalat shubuh, kami mendapat siraman rohani dari ustadz yang memimpin dzikir bersama saat malam hari. Rata-rata dari kami banyak yang mengantuk bahkan tertidur tidak mendengarkan penjelasan dari beliau, ada juga yang keluar dari mushalla dan mungkin melanjutkan tidur lagi. Kami kembali ke kelas masing-masing.

Sekitar pukul 06.00, kami berbaris di lapangan untuk senam pagi. Lalu dilanjutkan dengan bermain games yang menguji kekompakan murid 1 angkatan, yaitu angkatan 23. Kami memegang tangan teman kami, lalu tangannya saling dikaitkan seperti rantai, kami harus mengembalikan menjadi posisi semula tanpa melepaskan pegangan tangan kami. Pokoknya seru banget.

Pukul 07.00, kami ke kelas masing-masing untuk sarapan pagi dengan lauk nasi putih + telur balado + ayam + kerupuk + air mineral gelas. Namun aku makan sedikit terburu-buru, karena setelah itu aku mau pulang dan mengikuti Try Out.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar