Halaman

Kamis, 05 Januari 2023

January 5, 2023

Hari ini, aku bercerita tentang apa yang aku lakukan.

Aku dan kembaranku mengedit sticker hingga sekitar pukul 10:20 WIB, lalu pergi ke tempat fotocopy buat print sticker setelah Adzan Dzuhur. Selain print sticker, aku juga membeli cup plastik 400 ml untuk dagangan Ibuku Sabtu lusa. Aku ditemani oleh kakakku untuk mengambil print sticker dan membeli cup plastik itu.

Sepulangnya dari sana, aku bergantian sama kembaranku mengetuk daging sapi yang sudah dipotong untuk bahan jualan dendeng batokok. Kami mengetuk daging cukup lama hingga sebelum Adzan Ashar.

Sabtu lusa Ibuku mau jualan di bazar RW dalam rangka acara hari Ibu. Rencananya sticker akan ditempel di atas kotak dan cup plastik tempat menaruh makanan untuk jualan. 

Di sore hari, Ibuku dan kakakku diajakin sama adiknya Ibuku (Om) ke suatu supermarket membeli barang-barang. Aku minta dibelikan susu kotak. Mereka pulang dari supermarket sekitar waktu Maghrib. 

Pada malam hari, kakakku mengambil sate kambing pesanan omku di tukang sate. Tak lupa juga kami dibelikan sebanyak satu porsi. Kami pun makan malam dengan sate itu.

Rabu, 04 Januari 2023

January 4, 2023

Hari ini (kemarin), aku juga tidak terlalu melakukan banyak hal.

Aku hanya mencoba makan donat pakai es krim. Di atas donat ditaruh es krim. Walaupun pada akhirnya sedikit tumpah es krimnya, tapi tetap enak rasanya.

Malam hari, aku makan kwetiaw yang dipesan di tempat langganan. Kwetiawnya enak banget.

Segiru saja cerita hari ini (kemarin).

Selasa, 03 Januari 2023

January 3, 2023

Hari ini cerita singkat saja karena tidak sempat membuat cerita yang panjang.

***

Hari ini, aku, kembaranku, kakakku, dan Ibuku ke sebuah mall di Jakarta. Kami menaiki transportasi online. Sampai di sana, kami melihat ke arah kosmetik. Akhirnya Ibu dan kakakku membeli eyeliner, sabun bengkoang cair (ukuran botol besar dan pouch isi ulang), shampoo ukuran besar. Lalu, kami pergi ke supermarket membeli dua botol air mineral dan satu bungkus keripik kentang.

Setelah itu, kami makan di HokBen memesan 4 porsi menu yang sama. Pastinya makanan itu enak, sebanding dengan harganya. Kami pun menuju ke lantai mall paling atas. Ternyata, di lantai paling atas mall adalah tempat untuk orang berfoto dan tempat lainnya duduk untuk bersantai atau bekerja secara daring. Kami pun berfoto, lebih tepatnya Ibu dan kakakku yang berfoto dan kembaranku yang memfotokan mereka, serta aku yang memfoto pemandangan sekitar.

Tak lama kemudian, kami kembali memesan transportasi online untuk pulang ke rumah. Akhirnya kami sampai di rumah setelah sekitar 45 menit perjalanan karena cukup macet. 

Senin, 02 Januari 2023

January 2, 2023

Hari ini aku tidak punya hal menarik yang bisa diceritakan.

Jadi, aku hanya menuliskan keinginan di tahun ini.

Hal yang ingin aku lakukan di tahun 2023:
1. Menjadi lebih rajin dalam hal apapun, terutama dalam urusan rumah
2. Mengurangi online social media (walaupun hampir tidak mungkin)
3. Lebih sering nulis blog dan membaca buku
4. Mencoba buat kumpulan cerita pendek / novel
5. Tidak cepat marah terutama dalam hal yang sepele
6. Menonton pertandingan badminton (Indonesia Open 2023)
7. Menambah teman di dunia maya (sesama fans idol group atau fans badminton)
8. Lebih sering membaca berita terkini di media yang terpercaya
9. Mendengarkan western song untuk menambah kemampuan listening B. Inggris
10. Mencoba berbicara B. Inggris untuk mengetahui kemampuan speaking dan memperbaikinya 
11. Tetap rajin berlatih bahasa Inggris dan bahasa Jepang di aplikasi Duolingo
12. Mengemukakan pendapat secara pribadi tentang hal umum (dengan bahasa yang baik dan sopan)
13. Makan all you can eat di tempat yang aku inginkan

(Daftar keinginan / wishlist mungkin akan ditambah lagi)

Minggu, 01 Januari 2023

January 1, 2023

Aku akan menceritakan pengalaman di akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023.

31 Desember 2022

Aku dan saudaraku sudah menyiapkan bahan makanan untuk akhir tahun.

Setelah waktu Ashar, aku dan kembaranku menyiapkan alat dan bahan untuk membuat Silky Pudding, yaitu Silky Pudding bubuk, panci, sendok pengaduk, dan cup plastik beserta tutupnya. Kembaranku menyiapkan puding bubuk dan air di panci yang diletakkan di atas kompor. Lalu, aku dan dia mengaduknya secara bergantian hingga tidak terlihat lagi bubuknya. Setelah itu, kompor dinyalakan dan puding pun terus diaduk. Aku mulai mengelap cup plastik tempat menaruh puding. Setelah puding matang, kembaranku menaruhnya dengan pelan di atas cup plastik. Puding dibiarkan hingga mendingin, baru ditutup menggunakan penutup cup plastik. Puding pun dimasukkan ke kulkas.

Sebelum menyiapkan puding, aku juga sudah menyiapkan panci besar untuk memasak seblak instan. Aku dan kakakku memikirkan bahan tambahan yang bisa dimasukkan dalam seblak instan. Pada akhirnya kami memutuskan untuk menambahkan sosis dan mie kuning. Kembaranku mengupas sosis lalu memotong sosisnya dengan ukuran kecil. Kami baru mulai memasak seblak instan setelah waktu Maghrib. Kakakku membuka kotak seblak instan lalu memasukkan bumbunya ke dalam panci. Setelah itu, air ditambahkan ke dalam panci dan bumbunya diaduk hingga cukup panas. Bahan-bahan pendukung seblak pun dimasukkan ke panci besar, termasuk satu dari dua mie kuning yang ada (yang seharusnya buat gado-gado Padang). Aku dan kembaranku menyiapkan mangkuk dan peralatan makan (tiga sendok dan satu garpu). Setelah matang, kami mulai menaruh seblak ke setiap mangkuk. Karena seblaknya menjadi banyak, kami makan sebanyak beberapa kali. 

Setelah selesai makan seblak yang pertama, kakakku baru menyadari kalau kami lupa menaruh sosis sebagai bahan seblaknya padahal sudah disiapkan dari tadi. Akhirnya, kembaranku merebus sosis yang sudah dipotong, dan setelah matang sosis dimasukkan dalam seblak lalu diaduk bersama bahan seblak lainnya. Kami melanjutkan makan seblak hingga tiga kali. Kami bertiga merasa pedas selesai makan seblak. Kembaranku berinisiatif untuk membeli yoghurt karena hari ini kami makan banyak jenis makanan yang berbeda. Kami mengambil air mineral di dalam gelas untuk diminum. Setelah minum, aku dan kembaranku pergi ke minimarket untuk membeli yoghurt.

Kami berdua pulang membawa tiga botol yoghurt. Kami duduk selama beberapa saat. Selesai jeda, kami maka masing-masing sepotong pizza yang diberikan oleh tetangga di depan rumah.

Kami merasa sangat kenyang. Namun, kami 46y hu kmusudah dipanggil oleh Ibuku yang sedang bersama beberapa tetangga (termasuk yang di depan rumah) untuk makan bersama di akhir tahun. 

Kakakku sudah ke sana mengambil pizza yang tadi kami makan, jadi setelah itu hanya kami berdua (aku dan kembaranku) yang ke sana sekitar 23:30 WIB. Kami mengambil air mineral gelas dan sedotan lalu duduk di lantai rumahnya. Kami cenderung diam, hanya sedikit mengobrol saat topik pembicaraan yang diketahui. Pukul 23:45, kami berdua (aku dan kembaranku) makan kentang goreng dan pizza mie yang dihidangkan di meja. Anak-anak sudah bersiap melihat kembang api dekat rumah maupun lapangan. Aku dan kembaranku ke luar rumah sekitar 23:55, kami berdua mengambi gawai di rumah untuk mengabadikan kembang api yang terlihat di tahun baru.

Saat aku memegang HP dan mulai merekam video waktu menunjukkan pukul 00:00 WIB yang berarti sudah tahun 2023.

1 Januari 2023

Kami semua yang berada di perempatan RT bersorak gembira melihat kembang api yang indah. Kami tetap berhati-hati saat ada kendaraan yang lewat menuju tempat kami berdiri saat ini. Kami melihat kembang api hingga pukul 00:09 WIB. Dan kami pun pulang ke rumah masing-masing karena jarak antar rumah tidak jauh.

Beberapa waktu setelah itu, kami meminum yoghurt untuk menetralisir berbagai makanan yang kami santap sejak kemarin sore. Dan akhirnya beberapa jam kemudian kami tidur.

Di siang hari, kami makan cokelat yang diberikan sama kakak pertamaku yang datang kemarin sore ke rumah. Cokelatnya enak, ukuran kemasannya kecil jadi kami hanya menyantap 2 bungkus cokelat. 

Di sore hari, aku mencuci pakaianku dan selesai kira-kira pukul 18:00 WIB.

Pada hari ini, kami beraktivitas seperti biasa (sama seperti sebelum pergantian tahun). 

Minggu, 25 September 2022

Perjalanan menuju rumah (23-25 Juli 2022)

23 Juli 2022
Hari ini adalah saat aku melakukan perjalanan pulang ke rumah di Depok. Aku bangun tidur pukul 04:43 WIB. Aku sikat gigi dan ganti baju pada jam 06:05 WIB. Kami pun minum susu Milo hangat lalu sarapan pakai dendeng balado dan ayam goreng pukul 06:40 WIB. Ibuku membantu menyiapkan nasi yang dibungkus sebanyak 4 bungkus (yang diisi dengan dendeng balado) untuk perbekalan aku dan kembaranku selama di jalan. Tak lupa juga Ibuku membantu menyiapkan ayam goreng sebagai tambahan lauk. Berbeda dari saat pergi (naik bus Palala), kami naik bus ANS untuk pulang. Kami berdua ke pool bus ANS ditemani Ibuku, kakakku, kakaknya Ibuku no. 5, serta adiknya Ibuku dan istrinya naik mobil.


Sampai di pool ANS, kami diberikan uang tambahan oleh adiknya Ibuku untuk membeli sesuatu selama perjalanan. Kami juga diberikan ayam D'Besto + nasi oleh istri dari adiknya Ibuku serta jeruk satu kantong (dari kakaknya Ibuku no. 6). Bawaan kami bertambah banyak. Aku dan kembaranku naik ke bus ANS pun 08:56 WIB. Ibuku dan kakakku sempat naik ke bus untuk melihat kondisi dalam bus sebelum jalan. 
Bus ANS mulai berjalan sekitar pukul 09:15 WIB. Pemberhentian kedua dilakukan pada jam 09:45 WIB. Lalu, pemberhentian ketiga dilakukan pada pukul 10:50 WIB. Pada saat itu, aku dan kembaranku memakan roti yang kami bawa. Pemberhentian keempat di daerah Solok pukul 12:45 WIB. 
Pada sore hari (15:42 WIB), penumpang bus termasuk aku dan kembaranku turun di RM Palapa Sumatera Barat. Di sana, ada yang ke kamar mandi, shalat, ataupun membeli makanan. Kembaranku shalat di sana sekitar jam 15:56 WIB. Selesai kembaranku shalat, kami berdua kebingungan ke mana perginya bus. Kami pikir kami ditinggal karena kelamaan shalat maupun ke kamar mandi. Setelah bertanya pada sesama penumpang bus depan rumah makan, ternyata bus sedang dilas agar bus tidak masalah saat masuk ke kapal. Aku dan kembaranku sudah sangat haus, tapi kami tidak membawa minum ataupun uang untuk beli minum karena uangnya ada di dalam tas. Kami berdua hanya bisa main handphone sembari menunggu bus datang. Sekitar 55 menit kemudian, bus sudah datang selesai dilas. Semua penumpang pun menaiki bus sekitar pukul 17:05 WIB, bus jalan kembali pukul 17:21 WIB. Perjalanan pun terus berlanjut.

24 Juli 2022
Pukul 03:20 WIB, kami sampai di RM Simpang Raya Bayung Lencir, Sumatera Selatan. Aku dan kembaranku membeli Aqua dan tisu di dekat sana. Kami pun membeli kerupuk Palembang untuk dibawa pulang ke Depok. Setah itu, kami membeli teh manis hangat di RM Simpang Raya. Kami membawa uang pas untuk membayar tehnya. Tidak lama kemudian, kami kembali menaiki bus dan bus melanjutkan perjalanannya. 
Pada waktu Shalat Subuh, bus berhenti dan ada yang shalat maupun ke kamar mandi. Setelah itu, semua naik bus lagi dan busnya jalan lagi. Di dalam bus (07:16 WIB), aku dan kembaranku hanya sempat sarapan satu suap pakai lauk yang ada karena bus belum melakukan pemberhentian lagi. Kami melanjutkan sarapan sekitar pukul 08:45. Tidak lama kemudian, aku muntah. 
Bus berhenti lagi di suatu tempat saat waktu Dzuhur/ Ashar. Sekitar jam 16:16 WIB, bus masuk ke Pelabuhan Bakaheuni. Sambil menunggu bus masuk ke kapal, kami membeli bungkus pakai rendang di area pelabuhan. Harga nasi bungkusnya lumayan mahal, sekitar Rp 30.000. Kami juga membeli keripik pisang khas Lampung di sana yang harganya Rp 20.000. Bus masuk ke kapal sekitar pukul 17:48 WIB. Lalu, penumpang turun dari bus dan masuk ke kapal. Suasana di dalam kapal saat ini berbeda dari waktu perjalanan pergi, terlihat lebih bagus dan tempat duduknya gratis. Selain itu, ada Alfa-X juga di sana yang menjual makanan (Pop Mie dan aneka snack) serta minuman (air mineral, soda, teh, kopi). Kembaranku shalat Maghrib dan Isya (dijamak) di tempat yang telah disediakan. Setelah itu, aku dan kembaranku makan malam pakai nasi bungkus isi rendang yang tadi dibeli (pukul 18:19-18:35 WIB). 


Beberapa waktu setelah itu (19:58 WIB), kami (penumpang bus) menaiki bus sebelum kapal tiba di Pulau Jawa. Kapal pun tiba di Pulau Jawa sekitar satu jam lebih kemudian. Bus keluar dari kapal, lalu berjalan dari Pelabuhan Merak pada jam 20:23 WIB. Tidak jauh setelah area pelabuhan, ada satu penumpang bus yang turun membawa barang bawaannya. Berikutnya, pada 22:30 WIB, bus berhenti di Poris Plawad untuk menurunkan beberapa penumpang. Setelahnya, bus berhenti di Pondok Pinang pukul 23:23 WIB untuk menurunkan kembali penumpang lainnya. Bus berjalan menuju Halte Kp. Rambutan (23:29 WIB). Bus tiba di Kp. Rambutan pukul 23:51 WIB. Setibanya di sana, penumpang bus yang tersisa harus pindah bus. Kami pun membawa barang-barang kami serta menyeret koper (yang sudah ditaruh di luar bus) ke bus lainnya. Kami pindah bus karena tujuan kami adalah ke Terminal Jatijajar, Depok. Setelah pindah bus, kami menyadari bahwa busnya lebih bagus (bus yang bayarnya lebih mahal). Penumpang bus yang tersisa terdiri dari aku, kembaranku, seorang pria dewasa, serta satu keluarga (Ibu, Bapak, dan 2 orang anak).

25 Juli 2022
Setelah kami pindah bus, kami menunggu bus yang dinaiki saat ini berjalan. Sekitar pukul 00:19 WIB, bus berjalan dari Terminal Kp. Rambutan. Kami berencana akan turun di Alfamart dekat Terminal Jatijajar dan bilang ke supir tentang hal itu, tapi kata supirnya tidak bisa. Akhirnya, bus berhenti di pom bensin dekat Terminal Jatijajar pukul 00:55 WIB. Di terminal Jatijajar, kami berdua sudah ditunggu oleh tetangga kami yang menaiki sepeda motor. Tetangga itu memberikan kunci rumah kami kepadaku. Kami pun memesan transportasi online (mobil) dan beberapa menit kemudian mobilnya sudah sampai. Kami berdua menaiki mobil dan tetanggaku itu mengawasi kami dari belakang dengan menaiki motornya. Akhirnya, kami tiba di rumah di Depok pukul 01:20 WIB.

Kamis, 22 September 2022

Cerita di Kampung Halaman (Part 5) (21-22 Juli 2022)

21 Juli 2022

Aku bangun tidur pukul 05:15 WIB. Aku dan kembaranku sarapan pakai telur dadar pada jam 07:07 WIB. Hari ini, kami berlima (aku, Ibuku, kembaranku, kakakku, dan kakaknya Ibuku no. 2) akan pergi ke Kota Padang. Kami menuju ke jalan raya menaiki 4 ojek yang berbeda. Aku harus menunggu ojek yang mengantar kami karena jadi yang paling terakhir naik ojek. Aku ke jalan raya naik ojek pukul 08:31 WIB. Sampai di jalan raya, ada mobil travel yang sedang berhenti menunggu penumpang. Kakaknya Ibuku bertanya kepada supir mobil apakah kami bisa naik ke mobil tersebut dengan tujuan Kota Padang. Sangat pas sekali masih tersisa 4-5 penumpang. Akhirnya kami menaiki mobil tersebut, aku sendiri duduk sempit-sempitan di depan dekat supir bersama dua penumpang lain. Sedangkan yang lain duduk di belakang. Suasana di dalam mobil travel sangat tidak enak, orang di depan paling pinggir merokok, semua terpaksa menghirup asap rokok itu. Lagu yang disetel dalam mobil pun lagu bahasa daerah. Aku merasa sangat pegal dan ingin cepat sampai tujuan. 

Sampai di tujuan (di sebuah jalan), kami turun dari mobil. Kami akan menuju ke rumah keponakan dari suami kakaknya Ibuku yaitu Tante Laura. Beliau pun menelepon Tante Laura agar menjemput kami di jalan raya. Setelah beberapa waktu, akhirnya Tante Laura datang naik motor dan memboncengi kakaknya Ibuku. Sedangkan kami berempat (aku, Ibuku, kembaranku, kakakku) menaiki dua becak. Akhirnya kami tiba di rumah Tante Laura. Di sana, kami minum nutrisi dingin dan makan kacang. Ibuku dan kakaknya Ibuku juga mengobrol dengan keponakan kakaknya Ibuku. Sedangkan aku, kembaranku, dan kakakku memainkan ponsel. Setelah itu, aku dan kembaranku minta air mineral biasa untuk menetralisir Nutrisari dingin yang tadi diminum. Kami berempat berada di sana hingga dekat jam makan siang, sedangkan kakaknya Ibuku menginap selama beberapa hari.

Kami berempat naik transportasi online ke Resto Bebek Sawah pukul 11:45 WIB. Sampai di sana, kami bertemu dengan dua orang temannya Ibuku. Kami memesan makanan dan minuman, aku memesan ayam saus Padang, kembaranku memesan ayam bakar madu, Ibuku memesan bebek khas resto itu, kakakku memesan bebek bakar madu, dan Ibuku memesan gado-gado Padang sebagai tambahannya (aku lupa temannya Ibuku pesan apa). Sambil menunggu makanan datang, air mineral dihidangkan sebanyak 6 gelas. Setelah itu, piring dan sendok diletakkan dan nasi putih dihidangkan sebanyak satu bakul. Kami mencuci tangan secara bergantian di wastafel. Makanan pun datang pukul 12:09 WIB.

Kami mengambil nasi putih sesuai porsi masing-masing, lalu makan bersama lauk yang dipesan. Selesai makan dan duduk sebentar di sana, kami pun diantar oleh supir temannya Ibuku untuk berjalan-jalan (temannya Ibuku tidak bisa ikut karena harus kembali bekerja). Kami jalan-jalan ke Plaza Andalas. Setibanya di Plaza Andalas (13:09 WIB), kami berjalan melihat apa yang dijual di sana. Kami pergi ke supermarket Robinson membeli tambahan snack untukku dan kembaranku yang akan pulang ke Depok duluan. Kami membeli nugget untuk dimakan saat di rumah di Bukittinggi. Tak lupa juga kami membeli susu, minuman, dan snack lain. Selesai membayar di Robinson, kami keluar untuk melihat-lihat Plaza Andalas lagi. Ibuku membeli konektor masker. Pukul 14:05, kami memesan es krim dan ayam di KFC. Es krim kami nikmati, tapi ayamnya dibawa pulang. 

Sekitar jam 14:29 WIB, kami menuju travel dengan menempuh waktu sekitar 26 menit. Sampai di sana, kami pun menunggu penumpang lain selama 27 menit lamanya karena minimal harus ada tujuh penumpang supaya nggak bayar lebih. Mobil travel berangkat pukul 15:22 WIB. Kami menempuh perjalanan selama 2 jam 9 menit menuju dekat Swalayan Al Falah. Setelah itu, kami menyeberang dan pesan sate Padang di Sate Annisa Piaman. Kami pun makan sate dengan lahap karena lapar. Tak lupa juga kami mengambil kerupuk sebagai teman makan sate. Ibuku membayar sate dan setelah itu kami bersiap untuk pulang ke rumah. Seperti sebelumnya, kami naik ojek dekat sana, tapi karena cuma ada 3 ojek, Ibuku yang harus menunggu ojek balik mengantar kami. Aku sampai di rumah sekitar pukul 17:58 WIB. Aku dan kembaranku makan ayam KFC yang tadi dibeli pukul 19:50 WIB. Aku tertidur pada jam 21:50 WIB.


22 Juli 2022

Aku bangun tidur jam 5 pagi. Aku dan kembaranku mandi bergantian mulai pukul 05:19 WIB. Pada jam 08:04 WIB, Kami sarapan pakai nasi goreng lalu minum susu. Sekitar jam 10 pagi, kami melakukan persiapan untuk pulang ke Depok pada esok hari. Kami menaruh pakaian kotor di kardus karena tidak sempat mencuci pakaian. Aku memindahkan barang dari tas hitamku yang besar ke tas yang dibelikan Ibuku karena mau menaruh tas hitam itu di bagian kardus  paling bawah. Tujuannya supaya aku nggak bawa tas terlalu besar di dalam bus saat perjalanan pulang ke Depok. Aku dan kembaranku juga menaruh sepatu yang dipakai karena rencananya kami akan pakai sandal saat perjalanan pulang. Setelah itu, kardus ditutup namun belum dilakban, karena akan ada pakaian / barang tambahan yang ditaruh besok sebelum pulang. 

Di siang hari (14:12 WIB), kami makan pakai ayam goreng yang ada di meja dan ketupat sayur yang dibelikan. Aku dan kembaranku menambahkan barang di kardus sekitar jam 15:30 WIB. Kami makan malam pakai dendeng balado jam 19:07 WIB, setelah itu kami minum air putih. Aku pun tidur pada jam 22:03 WIB.