Halaman

Sabtu, 29 September 2012

Curcol (Curhat Colongan) 11

Sekarang aku bersekolah di SMA Budhi Warman II Jakarta, dan menempati kelas X5.
Kurang lebih dua bulan aku sudah bersama teman-teman baruku di X5.
Sifat-sifat teman satu kelas beragam, ada yang pendiam, suka melucu, bandel, perhatian, dan sebagainya.
Lumayanlah buat pertemanan selama dua bulan ini.

Kalau soal komentar tentang teman-teman satu persatu, aku akan membahasnya sedikit:
- Acha (Tri Budi): perhatian dan suka kasih nasihat kalau aku lagi sedih
- April (Aprilia TJ): perhatian
- Sarah (Sarah Miranda): perhatian dan lucu
- Riezka (Riezka Amelia): perhatian
- Widya (Pramesti Widya): tegas, suka kasih nasihat, pemaaf
- Rosa (Rosalinda): mau diajak ngobrol sama aku walaupun pendiam
- Novi (Novi Triana): awalnya dia lumayan galak sama aku, tapi sekarang baik.

Jumat, 14 September 2012

Cerita Pendek: Kepo di twitter adek kelas

Baru aja selesai DM sama salah satu adek kelas, sebut aja SW. 
Awalnya tuh aku yg nanya ttg temannya yg di kls 8 dulu, trus setelah aku kasih ciri-ciri orangnya, dia berhasil nebak deh siapa orang yg aku maksud. Terus, dia ngeledek ciee... ciee... walaupun akhirnya bercanda juga.

DM-nya berlanjut. Aku kepo-in lagi tuh bio twitternya, ada tulisan "love AK?", trus kutanyain deh siapa yg dimaksud si "AK" itu. Awalnya aku kira "AK" adalah tmnku kls 8 yg pernah kutulis di blog ini dgn sebutan "Mr. K". Tapi katanya teman seangkatannya, dan aku berpikir keras siapakah si "AK" itu...

Ternyata eh ternyata... "AK" itu adalah Ketua OSIS waktu aku milih dulu. Secara waktu pemilihan ketua OSIS dulu aku milih si "AK" yg disukain sama "SW", aku berpikiran ke sana...

Acara kepo-nya di twitter selesai deh untuk hari ini.
Jangan kapok ya dek SW... kapan2 aku kepo-in lagi kok (?)... 

Pengenalan Tool Box Adobe Photoshop CS3 dan Cara Kerjanya


Di dalam Photoshop CS3 terdapat Tool Box yang terletak di sebelah kiri canvas yang biasanya digunakan untuk membantu dalam mengedit atau membuat objek gambar yang di inginkan.   

Disini kami akan membahas fungsi dan kegunaan dari masing-masing tool tersebut. Adapun tanda segitiga kecil hitam yang terletak di sebelah kanan tool memberi arti masih ada lagi tool yang lain di dalamnya. Untuk melihatnya klik dan tahan tool tersebut ( Alt + klik tool tsb ).  Tapi tidak semua tool memiliki tanda ini.

1. Move Tool (V), Untuk memindahkan objek gambar
Prakteknya : Aktifkan tombol ini dengan cara menekan tombol V pada keyboard. 
Saat di canvas, move tool digunakan untuk memindahkan objek,  dan menyeleksi layer-layer (klik kanan pada objek) juga meng-copy dan memindahkan objek secara bersamaan (alt+layer yang bersangkutan). 
Kombinasi lain, move tool dipakai saat melakukan perputaran objek, klik dan tekan tombol ctrl untuk mendapatkan putaran per 45 derajat.

Saat di window layers, move tool digunakan untuk menyeleksi objek (ctrl+klik layer).

2. Rectangular Marquee Tool (M), Untuk membuat seleksi berbentuk kotak persegi empat
Prakteknya : Pilih menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.

3. Polygonal Lasso Tool (L), Untuk membuat seleksi lurus
Prakteknya : Digunakan untuk menyeleksi bagian dari suatu objek. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa.

4. Crop Tool (C), Untuk memotong gambar
Prakteknya :  Crop tool juga bisa digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh yang sering dilakukan adalah untuk memperbaiki hasil scan yang miring.

5. Slice Tool (K), Untuk membuat pembagian gambar

6. Brush Tool (B), Untuk menggambar atau mewarnai dengan bentuk kuas
Prakteknya : Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow dalam Option.

7. Spot Healing Brush Tool (J), Untuk memperbaiki kerusakan gambar.
Prakteknya : Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.

8. Clone Stamp Tool (S), Untuk melakukan duplikasi/copy area tertentu pada sebuah gambar atau biasa disebut cloning.
Prakteknya : Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gerakkan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.

9. Magic Wand Tool (W), Untuk menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

10. Gradient Tool (G), Untuk menghasilkan warna gradasi.
Prakteknya : Saat ingin memberikan warna gradasi sebaiknya lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi. 

11. Eraser Tool (E), Untuk menghapus gambar yang tidak kita inginkan.

12. Blur Tool (R), Untuk mengaburkan area atau memburamkan gambar.
Prakteknya : Klik atau klik + drag untuk mendapatkan hasil blur yang di inginkan. Contoh :dapat di gunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah.

13. Dodge tool (O), Untuk membuat area menjadi lebih terang.

14. Horizontal Type Tool (T), untuk membuat teks secar horisontal. 
Prakteknya :Buat area (klik + drag) agar tulisan tidak terus memanjang ke kanan. Hasil teks dapat diatur alignment-nya juga dapat dipindahkan dengan Move Tool.

15. Pen Tool (P), Untuk membuat gambar (garis lurus dan lengkung) dalam bentuk path/vektor.
Prakteknya : Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.

16. Custom Shape Tool (U), Untuk membentuk bebas
Prakteknya : Pilih di bagian Option bentuk-bentuk shape yang di inginkan. Untuk menambah bentuk lain, klik segitiga kecil hitam di sebelah kanan.

17. Direct Selection Tool (A), Untuk merapikan alur path

18. Eyedropper Tool (I), Untuk memilih warna dari sebuah objek.

19. Notes Tool (N), Untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
Prakteknya : Klik sekali saja untuk membuat notes. Notes tidak akan terlihat di layer. Jadi untuk menggagalkannya lakukan undo (ctrl + alt + Z)

20. Hand Tool (PH), Untuk menggeser tampilan (canvas) pada layar
Prakteknya : Ada shortcut lain yang bisa digunakan selain PH yaitu tombol spasi pada keyboard. Tekan spasi lalu gerak-gerakkan dengan mouse untuk menggeser tampilan canvas.

21. Zoom Tool (Z), Untuk memperbesar tampilan gambarPrakteknya : Klik objek yang akan diperbesar. Zoom juga bisa di gunakan untuk memperkecil gambar. Gambar yang akan di perbesar secara terus-menerus dapat di lakukan sambil meng-klik shift sebaliknya jika ingin memperkecil gambar lakukan klik + alt

22.Set Background Color, Untuk merubah warna baik depan maupun belakang
Prakteknya : Isi warna pada area yang tersedia dengan cara, pilih Edit > Fill > Use pilih Background Color atau shift + F5 > Use pilih Background Color atau aktifkan tool ini dengan memilih tool Move Tool terlebih dahulu lalu klik ctrl + del. Jika anda ingin mengisi warna pada suatu area itu saja tanpa mempengaruhi area lain lakukan dengan cara menekan tombol shift + ctrl + del bersamaan.

23. Set Forefround Color, Untuk merubah warna baik depan maupun belakang
Prakteknya : Isi warna pada area yang tersedia dengan cara, pilih Edit > Fill > Use pilih Foreground Color atau shift + F5 > Use pilih Foreground Color atau aktifkan tool ini dengan memilih tool Move Tool terlebih dahulu lalu klik alt + del. Jika anda ingin mengisi warna pada suatu area itu saja tanpa mempengaruhi area lain lakukan dengan cara menekan tombol shift + alt + del bersamaan.

Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.

24. Edit in Quick Mask Mode (Q), Untuk pengeditan menggunakan efek maskPrakteknya : Digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard.

25. Change Screen Mode (F), Untuk merubah tampilan layar.
-------------
Sumber: Klik Disini

Sabtu, 01 September 2012

Apakah Anda Seorang Stalker? Ini Ciri-cirinya


shutterstock 19791646

Dikuntit di dunia maya memang tak nyaman rasanya. Dimata-matai para stalker dapat mengganggu privasi dan kenyamanan berselancar di internet.

Tapi apakah Anda –secara tidak sadar- juga seorang stalker? Yuk, cari tahu apa ciri-ciri berikut ada pada Anda.

1. Anda kesal saat melihat akun jejaring sosial yang diproteksi
Akun jejaring sosial yang seluruh informasinya tidak diamankan dan terbuka bagi publik, menjadi sasaran empuk bagi para pengintip di dunia maya. Sebaliknya, para stalker akan merasa kesal jika melihat akun yang diincar ternyata diproteksi ekstra ketat. Nah, jika Anda seringkali merasa demikian, Anda mungkin seorang stalker.

2. Anda tahu dimana teman-teman Anda berada, sekarang!
Anda bertemu seorang teman, dia bercerita tentang pengalamannya mencoba salon baru di sebuah mall. Lalu Anda menjawab, "Iya, aku tahu. Kemarin kamu nge-tweet soal itu, kan?"

Membaca tweet atau update status yang wara-wiri di jejaring sosial, memang tidak ada salahnya. Tapi jika Anda selalu tahu dimana teman-teman Anda berada berkat mengintip posting-nya di jejaring sosial, Anda bisa dikategorikan sebagai seorang stalker.

3. Sering melihat profil akun sendiri
Para stalker seringkali melihat profil akun sendiri dan mengamatinya baik-baik. Alasannya untuk mengamati seperti apa akunnya terlihat di mata stalker lain. Apakah terlihat konyol atau membosankan? Apakah terlalu banyak "curhat" terselubung?

4. Diam-diam mengenal temannya teman
Selain mengenal si pemilik akun, stalker sejati biasanya juga mengintip teman dari sang target stalking. Walau tidak mengenal di dunia nyata, rasa penasaran membuat daftar sasaran stalking semakin panjang.

5. Mengintip blog
Sebagian blogger memilih untuk tidak mempromosikan alamat blognya. Entah karena tidak ngoyo mengejar jumlah viewer atau memang tidak begitu aktif di dalamnya. Alasan terakhir, blog merupakan salah satu tempat curhat paling populer di era internet. Inilah yang menjadi alasan para stalker menjadikan blog sebagai sasaran intip. Alamat blog biasanya didapat dari info profil sang pemilik atau cara-cara lainnya.

dari Berbagai Sumber